Tampilkan postingan dengan label Manfaat Kacang-Kacangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Kacang-Kacangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 November 2009

Manfaat Kacang Panjang untuk kesehatan

Kacang panjang sering kali muncul dalam menu masakan kita sehari-hari. Selain mudah didapat, kacang panjang juga dapat diolah menjadi beraneka macam masakan. Selain mudah dimasak, bisa ditumis atau dijadikan bagian dari masakan lain. Kacang panjang juga mempunyai berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.
Kacang panjang atau vigna sinensis, mudah ditemukan di ladang, di kebun, pekarangan rumah, di sawah atau sebagai selingan tanaman palawija lainnya. Perawatan yang gampang, menjadikan tumbuhan yang satu ini mudah ditanam. Pada kacang panjang yang masih muda bila dimakan terasa renyah dan enak dilalap mentah.
Manfaatnya : mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, serat serta pektin. Sayuran ini berguna untuk mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil resiko stroke dan serangan jantung, meningkatkan fungsi organ pencernaan, menurunkan risiko kanker dan membantu mengatasi sembelit. Juga memiliki sifat diuretic (peluruh kencing) tingkat sedang.
Di beberapa negara, kacang panjang digunakan untuk mengobati rematik, arthritis, dan gangguan saluran kemih. Sayuran ini berkhasiat untuk menjaga kulit dari gangguan jerawat, membantu pemulihan luka bakar, peluruh air seni, mengatasi diare, eksim, gangguan ginjal, gatal-gatal, dll.
Kandungan Gizi : Vitamin A, B1, B2 dan C, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, potassium folat, magnesium, mangan, kalori, sodium, karbohidrat, kalsium.
Sementara yang takut kanker payudara dan leukimia, ia ternyata menyimpan zat antikanker. Selain itu, ia juga antioksidan, antivirus, antibakteri, gangguan saluran kencing, dan meningkatkan fungsi limpa. Tentunya yang lebih penting lagi, dapat meningkatkan fungsi sel darah merah, menyembuhkan beri-beri, demam berdarah, mengatasi sakit pinggang, dan kurang darah. Tidak hanya buah, yang bisa memberikan manfaat. Daun kacang panjang, ternyata juga memberikan banyak khasiat. Di mana untuk meluruhkan air seni, bisa diambil 50 gram daun segar kacang panjang. Bahan-bahan itu kemudian dicuci bersih. Kemudian direbus dengan dua gelas air sekitar 30 menit. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.
Untuk pengindap sakit pinggang, gunakan 200 gram biji kacang panjang, 200 gram jahe, dan 25 gram kencur. Semua bahan kemudian direbus dengan 500 cc air, hingga tersisa sekitar 200 cc. Setelah itu airnya disaring, kemudian diminum.

Bagi yang banyak aktivitas, kacang panjang bisa digunakan untuk meningkatkan stamina dan mengatasi penyakit cepat lelah. Ambillah 100 gram kacang panjang, ditambah dengan lima buah angco yang dibuang bijinya, serta 25 gram kencur.Semua bahan kemudian direbus dengan 600 cc air. Lalu biarkan hingga tersisa 200 cc. Setelah itu, airnya disaring, ditambah madu secukupnya, dan airnya bisa langsung diminum.Khusus penderita anemia atau kurang darah, segeralah ambil 200 gram kacang panjang, dengan ditambah 100 gram anggur dan hati ayam secukupnya. Bahan-bahan kemudian dimasak sesuai selera. Makan teratur, bisa mempercepat tercapainya hasil.Menurut penelitian lainnya, kacang panjang juga oke untuk menghancurkan batu ginjal. Selain itu, juga bisa mencegah kelainan `antibodi, meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA, meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah, sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar.Untuk yang menderita pembengkakan, sediakan 200 gram kacang panjang + 20 gram bawang putih + gula merah secukupnya. Bahan-bahan dimasak menjadi sup, dan dimakan secara teratur.Bagi yang menderita batu ginjal, ambil 200 gram kacang panjang + 200 gram asparagus. Semua bahan diblender dengan air secukupnya, hingga tertampung 200 cc. Kemudian direbus, hingga mendidih dan airnya diminum hangat-hangat.Bagi yang ingin meningkatkan nafsu makan, segeralah ambil 100 gram kacang panjang + 40 gram temulawak + 3 buah kiam boi/sun boi direbus dengan air secukupnya. Hasilnya di saring, lalu airnya ditambakan madu secukupnya dan diminum.Bagi penderita sembelit, adakan 200 gram kacang panjang + 100 gram daun ubi jalar dimasak sesuai selera, dan dimakan secara teratur. Untuk antikanker, sediakan kacang panjang + buncis + brokoli + wortel masing-masing secukupnya. Kemudian dimasak menjadi tumisan, dengan ditambah bumbu-bumbu hingga matang dan dimakan secara teratur.
Untuk mengembalikan rambut dari kerontokkan, ambil segenggam daun kacang panjang yang masih muda. Kemudian dicuci hingga bersih, dan tumbuk. Kemudian tambahkan dua sendok makan minyak kastroli, kemudian remas-remas. Hasilnya kemudian dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat. Agar tidak mengotori tempat, bungkus rambut dengan handuk atau lainnya, dan biarkan semalaman. Supaya tidak terlalu merepotkan, sebaiknya cara ini dilakukan menjelang tidur. Paginya, rambut dibilas dan dikeramas sampai bersih.

Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan

Kita pernah mendengar mitos orang tua dulu, bahwa jika para wanita rajin mengkonsumsi kacang hijau saat hamil, niscaya bayi yang dilahirkan akan memiliki rambut sehat dan lebat. Secara klinis, mitos tersebut bisa dibilang benar. Karena kacang hijau mengandung protein tinggi sebanyak 24%. Protein sangat berperan dalam merangsang pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut. Maka, bagi para calon ibu, jika ingin sang bayi memiliki rambut lebat, rajin-rajinlah mengkonsumsi kacang hijau.
Namun, manfaat kacang hijau tidak hanya dalam hal pertumbuhan rambut saja. Peran kacang yang bernama latin Phaseolus Aureus ini cukup besar dalam dunia kesehatan. Kacang hijau mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh, selain protein, kacang hijau juga mengandung mineral penting seperti kalsium dan fosfor. Meskipun memiliki kandungan lemak, namun bersifat tak jenuh sehingga aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Ingin tahu kandungan gizi apa saja yang terdapat dalam kacang hijau? Simak uraiannya dibawah ini.
Vitamin B1 (tiamin)Untuk pertumbuhanPada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Kekurangan vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaanSecara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.Sumber energiVitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.Memaksimalkan kerja syarafTanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress.Vitamin B2 (riboflavin)Membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien